Jumat, 13 September 2019

Ketua MATAN Jember Terpilih Jadi Pimpinan KPK


JAKARTA – Jum’at (13/9) dini hari tadi di DPR, Ketua PC MATAN Jember, Dr. Nurul Ghufron terpilih sebagai pimpinan KPK periode baru yakni 2019 – 2023. Ghufron mendapat 51 suara anggota Dewan Komisi III DPR RI.

Perolehan suara Ghufron menyingkirkan nama-nama seperti Roby Arya Brata (Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro, Penanaman Modal, dan Badan Usaha pada Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet ), Johanis Tanak (Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung), Luthfi Jayadi Kurniawan (Dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang), Sigit Danang Joyo (Kepala Sub Direktorat Bantuan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan), dan I Nyoman Wara (Auditor utama investigasi Badan Pemeriksa Keuangan).

Sebelumnya, Komisi III DPR telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK). Lima capim KPK diuji pada Rabu (11/9) kemarin, dan lima sisanya dilakukan Kamis (12/9).

Berikut ini hasil voting di Komisi III DPR:
– Alexander Marwata 53 suara
– Firli Bahuri 56 suara
– Johanis Tanak 0 suara
– Luthfi Jayadi Kurniawan 7 suara
– Roby Arya Brata 0 suara
– Lili Pintauli Siregar 44 suara
– Nurul Ghufron 51 suara
– Sigit Danang Joyo 19 suara
– Nawawi Pomolango 50 suara
– I Nyoman Wara 0 suara

“Dengan ini, terjaring lima, Nawawi, Lili Pintauli, Nurul Ghufron, Alexander Marwata, dan Firli Bahuri,” ucap Ketua Komisi III DPR yang memimpin rapat, Azis Syamsuddin, Jumat (13/9).

Sumber: https://jatman.or.id/ketua-matan-jember-terpilih-jadi-pimpinan-kpk/
===================================================================

Nurul Ghufron, Pimpinan KPK yang Ahli Tirakat
( Testimoni Teman Kuliah)

Ada sahabat dan kader Nurul Ghufron saat mahasiswa di Unej Jembar. Dia mengirim testimoni ke redaksi Mata Madura, Jumat pagi (13/9/2019).

Firman Syah Ali, mantan aktivis PMII Jember yang kini menjabat Bendahara Umum IKA PMII Jatim bercerita jejak aktivis Dr Nurul Ghufron saat menjadi mahasiswa.

Menurut Firman Syah Ali, Nurul Ghufron adalah sosok ahli tirakat yang sangat kuat melakukan banyak wiridan jika diberi amalan dari seorang Kiai.

“Saya adalah kader Mas Ghufron. Karena beliau yang merekrut saya masuk PMII. Kemudian saya tinggal di sekretariat PMII, bersama beliau. Jadi saya tahu persis keseharian beliau,” cerita Firman, yang saat ini viral sebagai Bakal Calon Walikota Surabaya.

Kata Firman, saat Ghufron menjadi Ketua Rayon PMII di Fakultas Hukum Unej, gerakan ritual keislaman sangat kental. Semua tradisi NU, seperti yasinan, tahlilan, wiridan dll, dibumikan dalam aktivitas ke-PMII-an oleh Ghufron.

“Saya menjabat Ketua Rayon PMII di Fakultas Hukum Unej setelah mas Ghufron. Di era kepemimpinan saya, saat para kader yasinan dan tahlilan, saya ajak demo melawan rezim Orde Baru. Sehingga aspek ritual sedikit berkurang. Namun tetap dipelihara dengan baik,” tulis keponakan Mahfudz MD ini,  via WhatsApp ke Mata Madura.

Firman mengakui jika seniornya, Nurul Ghufron-memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi. Termasuk, kecerdasan intelektual. “Kelebihan Mas Ghufron akan terasa jika kita berbincang-bincang langsung dengannya,” terang Firman.

Firman berharap, putra Sumenep ini bisa mengemban amanah. Dan diberi kekuatan oleh Allah Swt dalam menjalankan tugas-tugas negara.

“Mas Ghufron itu sangat kuat tirakatnya. Semoga beliau diberi kekuatan, keselamatan dan kesehatan selama memimpin KPK. Selamat dan Sukses Mas Ghufron. Maju terus pantang mundur melawan para pengkhianat bangsa dan penjahat negara, Allahu Akbar,” harapnya.

Sumber: http://matamaduranews.com/nurul-ghufron-capim-kpk-yang-ahli-tirakat-testimoni-teman-kuliah/

Jatman adalah singkatan dari Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabarah An Nahdliyyah merupakan organisasi keagamaan sebagai wadah pengamal ajaran Thoriqoh.

HUBUNGI KAMI MELALUI WHATSAPP

Contact Us
JATMAN DKI
+62 823-3471-2788
DKI Jakarta, Indonesia