JAM'IYYAH AHLITH THORIQOH AL-MU'TABAROH AN-NAHDLIYYAH

IDAROH WUSTHO

image
Tentang,

SEJARAH SINGKAT JATMAN

Jami’iyyah Ahlith-Thariqah Al Mu’tabarah An-Nahdliyyiah, disingkat menjadi (JATMAN), merupakan organisasi keagamaan sebagai wadah pengamal ajaran Thoriqoh Al Mu’tabarah, yang menjadi Badan Otonom Organisasi Nahdlatul Ulama dan merupakan salah satu pilar dari ajaran Islam ala Ahlussunnah Wal Jamaah yang telah dirintis dan dikembangkan oleh para salafusshalihin yang bersumber dari Rasulullah SAW, Malaikat Jibril AS dan petunjuk Allah SWT dengan sanad yang muttasil. Jatman secara khusus bertugas mengawasi thariqoh-thariqoh mu’tabaroh yang berkembang di Indonesia.

JATMAN berazaskan Islam Ala Ahlussunnah wal Jama’ah dengan menganut salah satu dari madzhab 4 : Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali dalam Fiqih, menganut ajaran Al Asy’ariyyah dan Maturidiyah dalam bidang aqidah dan menganut faham Al Khusyairi, Hasan Al Basri, Juned Al Baghdadi dan Al Ghazali dan sesamanya dalam bidang Tasawuf/Thoriqoh.

JATMAN merupakan salah satu Badan Otonom (BANOM) Nahdlatul Ulama diantara 12 Banom lainnya, yang berfungsi melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama pada pengikut Thariqah yang Mu’tabarah di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Nahdlatul Ulama mempunyai 3 (tiga) perangkat organisasi yaitu Lembaga, Lajnah dan Badan otonom. Masing-masing perangkat organisasi mempunyai beberapa organiasi. Lembaga membidangi 16 organisasi, Lajnah membidangi 2 organisasi dan Banom membidangi 12 organisasi.

JATMAN didirikan pada tanggal 20 Robi’ul Awal 1377 H, bertepatan dengan tanggal 10 Oktober 1957 M, di Ponpes Tegalrejo Magelang, Jawa Timur, dan disahkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama XXVI di Semarang, bulan Rajab 1399 H, bertepatan dengan bulan Juni 1979 M, sebagai Badan Otonom Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, dengan Surat Keputusan PBNU Nomor : 137/Syur.PB/V/1980.

SUSUNAN PENGURUS JATMAN DKI JAKARTA

Masa Hitmah 2017-2022



VISI DAN MISI

(Vision And Mission)

Visi Jatman adalah:

Berkumpulnya Pengamal Thariqah berhaluan Ahlusunnah wal Jamaah dengan menganut salah satu dari 4 madzab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hambali) dalam bidang Fiqih dan menganut ajaran Asy’ariyah dalam bidang Aqidah.



Misi Jatman adalah:

1. Membentuk manusia seutuhnya lahir dan batin yang dapat mengembangkan serta merasa dilihat oleh Allah atas dirinya sehingga memiliki rasa al-Khauf; ar-Raja; as-Shidiq, al-Mahabbah, al-Wara’; az-Zuhud, as-Syukur, as- Shabar, al-Khaya’ dan al-Khusu’ (tidak semata-mata bentuk amaliah bacaan atau dzikir untuk mencari pahala).

2. Mengucapkan berlakunya syariat Islam ala Ahlussunah wal Jamaah secara konsisten dalam bidang Syariah, Thariqah, Hakikat dan Ma’rifat.

3. Menyebar luaskan dan mengembangkan ajaran Thariqah al-Mu’tabarah al-Nadhliyah melalui kegiatan khususiyah, thariqiyah/tawajjuhan

4. Meningkatkan, mengembangkan, mempercepat, mempergiat dan memelihara ukhuwah Thariqiyah Nahdliyah sesame pengamal tarekat melalui sikap taysamuh antara aliran tarekat.

5. Meningkatkan ilmu nafi’ dana mal saleh dohir dan batin menurut ukama’ shalihin dengan bai’at yang shahih.

Kegiatan

(Poster Kegiatan)


Girl in a jacket Girl in a jacket

JARINGAN JATMAN DKI JAKARTA

TQN INDRAMAYU
TQN INDRAMAYU

KAPUK CENGKARENG JAKARTA BARAT

Girl in a jacket
ZAWIYAH ARRAUDHAH

Jl. Tebet Barat VIII No. 50 Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Girl in a jacket
Naqshbandiyya Nazimiyya

Jalan Warung Jati Barat No.9C RT.012/09 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan 12740

Girl in a jacket
Naqsyabandie Generation

Girl in a jacket
Pesantren Akmaliah Salafiyah

Jl. Akmaliah No.9, RT.6/RW.2, Klp. Dua Wetan, Ciracas, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13730

Girl in a jacket
Tarekat Syadziliyah Darqawiyyah

Berita Kegiatan JatmanDKI

Kajian Dhuha Online- Kajian Kitab "Arbain Nawawi"


KAJIAN DHUHA
๐Ÿ–ฅ️ ONLINE ๐Ÿ–ฅ️

๐Ÿ“– Kajian Kitab
"Arbain Nawawi"
al Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi

๐Ÿ‘จ๐Ÿป‍๐Ÿ’ป Pengajar:
KH. Muhammad Danial Nafis
(Khodim Zawiyah Arraudhah)

๐Ÿงพ SETIAP HARI
⏰ Mulai 06.30 WIB

๐ŸŽฅ LIVE ON
Zoom Cloud Meetings
https://us04web.zoom.us/j/151614013
ID: 151 614 013


Ma'had Raudhatul Ihsan wa Zawiyah Qodiriyah Syadziliyah
Zawiyah Arraudhah Ihsan Foundation
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Like & Follow Us!
Facebook: Zawiyah Arraudhah Ihsan Foundation
Instagram: zawiyah.arraudhah
Twitter: @zawiyarraudhah
Klik: www.zawiyah-arraudhah.com




RESUME KAJIAN DHUHA KITAB ARBAIN NAWAWI BERSAMA KH. MUHAMMAD DANIAL NAFIS Hafizhahullah 27/3/2020


Imam Nawawi RA. mengumpulkan 40 hadits dalam Kitab Arbain-nya tidak hanya menggunakan metode rasional tapi juga berdasarkan istikhoroh beliau kepada Allah SWT.

Selain keikhlasan niatnya. Hal yang membuat kitab Hadits Arbain Imam Nawawi RA. Sangat populer dan terus dikaji dan diambil manfaatnya oleh umat islam adalah karena beliau merupakan seorang ulama yang juga wali. bahkan beliau termasuk wali qutb di zamannya dan merupakan sahabat Nabi Khidir AS. Beliau menjalani laku riyadhah yg luar biasa berat semasa hidupnya. diantaranya beliau setiap hari selalu berthawaf di baitullah dan beliau setiap harinya hanya satu kali makan untuk mengisi perut dan bekal tenaga beribadah dalam sehari yaitu pada waktu Ba'da Isya saja. maka tidak heran jika karya-karya beliau selain berkualitas dari sisi keilmuan tapi juga penuh dengan keberkahan.

Jangan remehkan Hadits Dho'if karena masih dapat kita gunakan untuk sandaran dalam fadhoilul 'amal dan lit targhib wat tarhib. Yakni sebagai motivasi, penyemangat maupun ancaman dalam hal ibadah, amar ma'ruf dan nahi munkar.

Dalam mengambil dan mengamalkan ilmu agama kita harus sadar posisi kita dimana. apakah pembelajar / tholib, pengajak / da'i atau Al-Qodhi/Al-Hakim yang memiliki otoritas berfatwa.
Banyak dari kita di zaman ini dalam proses mencari ilmu lancang memposisikan diri sebagai hakim, merasa berhak berpendapat dan memberi fatwa bahkan gampang menghakimi orang lain yang berbeda pendapat, berbeda landasan dalil dan mengomentari hadits Rasulullah SAW tanpa adab. padahal disebut tholib haqiqi / pembelajar sejati pun kita mungkin belum pantas. Kita ini harusnya menjadi attholib addaa'i /pembelajar yg mengajak kepada kebaikan dengan perkataan dan perbuatan. lebih baik lagi kalau kita termasuk as-saalik / seorang yang menempuh jalan ruhani, yakni orang yang belajar dan mengamalkan ilmu dzohir dan ilmu bathin.

Imam Nawawi berusaha mengutip hadits2 shohih dalam kitab arbainnya kebanyakan dari kitab shohihain imam bukhori wa muslim dan para imam muhaddits yang lain. Sehingga dapat dipertanggungjawabkan kualitas sanadnya untuk dijadikan hujjah dan diamalkan.

Di akhir Kajian, Kyai Nafis mewasiatkan agar setiap selesai kajian ini ikhwan dan akhwat melaksanakan shalat sunnah dhuha meskipun hanya dua rakaat karena sholat dhuha termasuk sunnah yang muakkadah (sangat di anjurkan) dan memiliki banyak keutamaan. Beliau juga berwasiat agar kita memperbanyak sholawat khususnya pada hari jumat dan terlebih di bulan sya'ban ini yang di sebut-sebut sebagai bulannya Rasulullah saw.
Shigot sholawat yang baik dibaca dan didawamkan diantaranya,
ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตู„ ูˆ ุณู„ู… ุนู„ู‰ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ
minimal 1000x dalam sehari.

Shulthonul Auliya Al-Imam Sidy Syeikh Abdul Qadir al-Jilani QS. mengatakan di dalam Ghunyahnya bahwa ุดุนุจุงู† itu terdiri dari lima huruf yang mana Syin (ุด) nya adalah As-Syarof / Kemuliaan, 'Ain (ุน)  nya adalah Al-' Uluww / Keluhuran, Ba' (ุจ) nya adalah Al-Birr / Kebajikan, Alif (ุง) nya adalah Al-Ulfah / keakraban dan kelembutan, dan Nun (ู†) nya adalah An-Nuur / Cahaya.

Kyai Nafis juga berwasiat kepada kita agar senantiasa bersabar dan bertawakal kepada Allah Taala dalam setiap keadaan. Khususnya pada masa merebaknya wabah covid-19 seperti sekarang ini. Dimana aktivitas kita menjadi lebih terbatas dari biasanya karena harus mengikuti himbauan pemerintah demi menjaga dari meluasnya penularan virus tersebut terhadap masyarakat. dan yang bekerja atau aktivitas di luar pun khawatir pemasukan menurun dan lain sebagainya. Semua ini merupakan ujian kita dalam bertauhid kepada Allah. Saat seperti inilah ketawakkalan kita sebagai hamba diuji. beliau juga berpesan agar ikhwan dan akhwat disamping berikhtiar / berusaha yang terbaik dalam menjaga diri dan keluarga, juga selalu mengingat dan berpegang pada hadits qudsi,

ูŠุง ุจู† ุขุฏู…، ุนู„ูŠูƒ ุงู„ุชูˆูƒู„ ูˆ ุนู„ูŠ ุงู„ูƒูุงูŠุฉ، ูŠุง ุจู† ุขุฏู…، ุนู„ูŠูƒ ุงู„ุชููˆูŠุถ ูˆ ุนู„ูŠ ุงู„ุญูุธ.
"Wahai anak Adam, wajib atas kamu berserah diri (Tawakkal) dan Aku pasti mencukupi. Wajib atas kamu memasrahkan segala urusan (Tafwidh) dan Aku pasti memberikan penjagaan."

Hal ini pun telah dicontohkan oleh Al-Imam Nawawi RA. di dalam proses penulisan kitab Hadits Arbain. Di penghujung muqoddimahnya beliau mengatakan,

ูˆ ุนู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ูƒุฑูŠู… ุงุนุชู…ุงุฏูŠ ูˆ ุฅู„ูŠู‡ ุชููˆูŠุถูŠ ูˆ ุงุณุชู†ุงุฏูŠ
 "Hanya kepada Allah Yang Maha Mulia aku bersandar. Dan hanya kepada-Nya lah aku pasrahkan  segala urusanku."

Wallahu A'lam

#ResumeKajianDhuha #HaditsArbainNawawi
#ZawiyahArraudhah

Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah meninggal dunia Ibu Sudjiatmi Notomiharjo yakni ibunda dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (25/3), membenarkan berita berpulangnya ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Benar. Presiden dalam penerbangan menuju Solo saat ini,” kata Bey.

Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB dalam usia 77 tahun di RST Tingkat III Slamet Riyadi Surakarta (Solo).


CEGAH CORONA BERSAMA LAZAR


Lembaga Amil & Zakat Arraudhah

Angka penyebaran Corona di Indonesia mulai meluas terutama Jakarta. Mari kita putus rantai penyebaran dengan tetap tinggal di rumah atau memakai cairan antiseptic untuk setiap kegiatan di luar rumah.

Banyak saudara kita yang harus berkerja di luar rumah untuk hal mendesak dan kepentingan orang banyak, akan tetapi sulit memperoleh hand sanitizer.

So, “Menyalakan lilin jauh lebih baik daripada mengutuk kegelapan.”

Yuk berbagi hand sanitizer GRATIS bagi yang membutuhkan terutama saudara kita yang tidak mampu.

Salurkan sedekah untuk berbagi Hand Sanitizer ke
REKENING LAZ Ar-raudhah
Bank Syariah Mandiri
(451) 7137909922
An Yayasan Arraudhah  QQ Lazar Sedekah
Tambakan angka 9 di belakang nominal
Contoh : Rp. 500.009

Konfirmasi dan info : 081908686195 (WA)


Bagi yang membutuhkan hand sanitizer bisa menghubungi kami..

Persediaan terbatas dan bantuan anda akan menambah persediaan tersebut.

Lazar bekerjasama dengan Yayasan zawiyah Arraudhah Ihsan Foundations

Dan jangan lupa follow and share juga akun sosmed dari LazArraudha.
FACEBOOK
https://www.facebook.com/lazarpeduli-109800293991720/
Instagram
(Lazar Peduli๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ)

#LazArraudhah #Lazarpeduli
#janganlupasedekah #sedekahituindah
#indahnyaberbagi

Doa Perlindungan dari Krisis dan Wabah Penyakit CORONA Virus (Covid-19)


Ijazah doa ini diberikan kepada umum kaum Muslimin wal Muslimat untuk dapat dibaca dengan dawam dengan niat untuk menjauhkan bala, waba, dan penyakit menular khususnya Virus Corona yang merebak akhir-akhir ini.

Dengan merebaknya penyebaran virus corona (covid-19) di seluruh dunia, beberapa guru dan syaikh Pembina dan Pembimbing Zawiyah Arraudhah al-Qadiriyah asy-Syadziliyah mengijazahkan beberapa wirid dan doa untuk melindungi kita dari kriris dan segala  wabah penyakit. 
Di antara mereka adalah Syaikh Dr. Abdul Moniem bin Abdul Aziz al-Ghumari, Syaikh Dr. Yusri Rusydi Sayyid Jabr al-Hasani, Syaikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Jilani, Syaikh Prof. Dr. Idris al-Fasi al-Fihri, dan Syaikh Zakaria Yahya al-Talib al-Husaini.
Dengan ini khadim Zawiyah Arraudhah al-Qadiriyah asy-Syadziliyah menghimbau kepada para ikhwan dan akhwat untuk mendawamkan wirid, dzikir, dan doa terlampir. 

Download Do'a (file Pdf):


RESUME KAJIAN TASAWUF BERSAMA KH. MUHAMMAD DANIAL NAFIS 10/3/2020



Anwarul Hadi / Futuuhul Ghaib

Tinggalkanlah keakuan dalam dirimu dan keluarkan hawa nafsu itu dari kalbumu dengan cara tidak menurutinya. Janganlah kau sekutukan Dia dengan sesuatu makhlukpun! adapun keinginan, nafsu dan syahwatmu semua itu adalah makhluk-Nya. maka janganlah kau mempunyai keinginan dan kehendak, jangan kau turuti hawa nafsu dan kecondongan syahwatmu agar kau tidak tergolong orang yang musyrik (mempersekutukan Allah).

Allah Ta’ala berfirman,
ูَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆ ู„ِู‚َุงุกَ ุฑَุจِّู‡ِ ูَู„ْูŠَุนْู…َู„ْ ุนَู…َู„ًุง ุตَุงู„ِุญًุง ูˆَู„َุง ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ ุฃَุญَุฏًุง
"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (QS. Al-Kahf 110)

Jadi, bukanlah Syirik / mempersekutukan Allah itu dengan menyembah berhala saja. tapi tunduknya dirimu kepada hawa nafsu, dan bersama dengan Tuhanmu kau lebih memilih selain-Nya berupa dunia dan seisinya, akhirat dan seisinya. itu semua juga bagian dari syirik. Karena segala sesuatu selain Allah adalah bukan Dia. Maka jangan sampai kau jadikan segala sesuatu selain-Nya sebagai tujuan dan sandaranmu. Dan kau tidak akan selamat dari syirik selama dirimu belum masuk ke dalam _tauhidul Af'aal, tauhidul Asmaa',  tauhidus Sifat dan tauhidud Dzat._

Syirik khofi itu bukan hanya Riya' dan Sum'ah saja. Masih adanya keakuan dan keinginan dalam dirimu itu menunjukan syirik khofi masih bertengger di dalam hatimu. Seperti ketika engkau berdiri menanti di pintu istana-Nya. maka tunggulah sampai Dia memanggil dan menarikmu. jangan kau masuk kedalam istana itu atas dasar keinginanmu karena yang demikian itu menunjukan buruknya tata kramamu kepada Sang Maharaja.

Maka kita tidak akan Liqoo' wal Musyahadah / berjumpa dan menyaksikan Allah Taala kecuali setelah cermin di dalam kalbu kita telah bersih dari debu-debu keinginan dan noda-noda kesyirikan. Sebagaimana sabda Nabi saw.,
 «ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُ ู…ِุฑْุขุฉُ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِ»
"Orang Mukmin adalah cerminan Tuhan Yang Maha menjaga dan memberi keamanan."
Al-Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa ุงู„ู…ุฑุขุฉ dalam hadits ini terletak didalam hati. Maksudnya adalah hatinya orang mukmin itu menjadi cermin keindahan dan keagungan /Jamal dan Jalal Allah swt. Namun bagaimana kita bisa bercermin jika cermin itu lusuh penuh kotoran dan debu? tidak pernah digosok  dengan dzikir? Karena fungsi dzikir diantaranya adalah untuk menggosok cermin kalbu dari kotoran-kotoran dan debu yang menutupinya.

Diantara noda yang sulit dihilangkan dari cermin itu adalah noda keakuan dan kedirian yang menjurus kepada syirik khofi. merasa bangga telah melakukan ibadah, merasa 'Alim, merasa Faqih sudah membaca banyak kitab. sudah sekolah kemana-mana, hafal Qur'an. Namun ia memandang semua itu sebagai hasil dari usahanya sendiri, ia lupa bahwa itu semua adalah hasil dari minnah anugerah dan pertolongan Allah. Semoga Allah karuniakan kepada kita kemurnian tauhid dan ibadah yang bersih dari kesyirikan.

Ridho dan syukurilah setiap Haal / kondisi ruhani yang Allah anugrahkan kepadamu berupa tetesan-tetesan sibgoh-Nya namun jangan pernah kau minta dan pertanyakan haal dirimu itu kenapa tidak kunjung berpindah kepada haal yang lain karena Haal / kondisi ruhani itu merupakan kehendak Allah atas dirimu yang harus kau terima dan syukuri. Jangan kau umbar dan ceritakan maqom dan haal yang Allah anugrahkan kepadamu kecuali hanya kepada ahlinya. Karena nikmat ruhani juga akan mengundang iri dengki orang yang mendengarnya sebagaimana nikmat duniawi yang kau umbar dan ceritakan telah mengundang orang-orang untuk hasud. jika kau tidak bisa menahan diri untuk mengungkapkan nikmat ruhani itu maka cukup ceritakan kepada murobby / guru spiritualmu. Waspadalah terhadap penyakit yang banyak menimpa salik di dalam perjalanannya berupa Kasl (malas), futuur (kehilangan arah), malal (bosan), wuquuf bil ibadah (merasa puas dan cukup dengan ibadah yang telah dilakukan) dan Syirik khofi (persekutuan yang samar) sebagaimana telah dibahas di atas.

Alhasil, Shulthonul Auliya Sidy Syekh Abdul Qadir al-Jailani qs. Mengajarkan kepada kita bahwa ada tiga hal yang harus dilakukan untuk mengusir kegalauan dan kegundahan hati yakni dengan
1. Beramal Sholeh,
2. Memurnikan tauhid / tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun,
3. Banyak beristighfar.

Taubat dan istighfar tidaklah akan pernah selesai dan tuntas didalam perjalanan ini bahkan ketika telah mencapai maqom qurbah / kedekatan sekalipun. Rasulullah saw. sebagai uswatun hasanah pun tetap melanggengkan istighfar sebagaimana disebutkan dalam riwayat-riwayat hadits bahwa beliau beristighfar dalam sehari sebanyak 70 kali atau 100 kali dalam riwayat hadits yang lain. Dari sini kita mengetahui bahwa istighfar itu bertingkat-tingkat martabatnya sesuai dengan maqom seseorang. Jangan dianggap bahwa istighfar Rasulullah saw yang ma'shum dan dijaga dari dosa itu sama seperti istighfar kita yang bergelimang dengan dosa.

ุฑุจู†ุง ุธู„ู…ู†ุง ุฃู†ูุณู†ุง ูˆ ุฅู† ู„ู… ุชุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆ ุชุฑุญู…ู†ุง ู„ู†ูƒูˆู†ู† ู…ู† ุงู„ุฎุงุณุฑูŠู†

dari istighfar Nabi Adam as. Ini Kita belajar bahwa Al-I'tiroof / mengakui kesalahan dan dosa itu lebih baik ketimbang merasa bangga dengan ibadah yang telah di lakukan. Ibadah kita belum tentu bersih dari syirik bahkan ibadah kita mungkin banyak yang perlu diistighfari. Sedangkan taubat yang disertai pengakuan dan penyesalan itu akan mendatangkan rahmat Allah karena Allah At-Tawwab Ar-Rahiim Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.


Kitab Minahus Saniyah

Al-Imam Abdul Wahhab Asy-Sya'rani ra. menjelaskan kepada kita bahwa dengan terus menerus berdzikir ( dawamud dzikir) , Hijab akan tersingkap dan keikhlasan akan menjadi sempurna. Karena dzikir merupakan media seorang hamba yang tidak memiliki daya upaya untuk tetap terhubung kepada Dzat Yang Maha Sempurna dan pemilik segalanya.

Kasyf (ketersingkapan/terbuka hijab) ada dua macam. Hissi dan Khayali. Kasyf Hissi adalah terbukanya pandangan dengan penglihatan mata. Sedangkan Kasyf Khayali adalah terbukanya tabir hati hingga mampu mengetahui kondisi diluar alam indrawi seperti melihat jin, malaikat, menembus alam ruhani, mengetahui rahasia makhluk dan lain-lain.

Ketersingkapan Imajinatif / Kasyf Khayali ini bergantung kepada kejernihan bashiroh / mata batin seorang Salik, dan kadar kejernihan bashiroh itu bergantung kepada konsentrasi dan kontinuitas dzikir yang jalaninya. di dalam  shodr, qolb, Fuad dan lubb/sirr seorang hamba, setiap lapisan ruhani ini semua memiliki bashirohnya masing-masing dan setiap lintasan-lintasan yang terlihat oleh bashiroh-bashiroh itu ada kalanya berupa tipuan dari syaitan ataupun hawa nafsu.

Maka seorang Salik harus tetap fokus kepada dzikirnya, bukan kepada bayangan atau lintasan-lintasan yang muncul dalam benaknya karena Ketersingkapan / kasyf yang terlihat oleh bashirohnya itu terkadang berupa godaan bahkan tipuan dari syaitan sebagaimana kisah sidy Syekh Abdul Qadir al-Jailani qs. pada saat beliau berada di padang pasir di siang hari bulan ramadhan kemudian muncul cahaya yang mengaku sebagai Tuhan dan berkata "telah aku halalkan apa-apa yang aku haramkan".

Kasyf khayali yang datang dari syaitan di dalam suluk seorang hamba tidak lain untuk membuatnya lalai dari dzikirnya dan terkecoh dalam perjalanannya. Godaan dan tipuan ini tidak dapat di cegah hanya dengan pengetahuan teoritis. Tetapi dengan ilmu yang bersifat ladunni (anugerah Allah langsung) maka disini pentingnya fokus dan berserah diri di dalam dzikir dan suluk. caranya adalah dengan mengkonsentrasikan tubuh, fikiran dan hati kepada dzikir. Pertama dengan memahami makna dari dzikir yang di lafadzkan, kemudian tenggelam di dalam makna tersebut. kemudian fana di dalamnya hingga kita sendiri lupa dan tidak sadar bahwa kita sedang berdzikir karena telah larut dalam untaian dzikir itu sendiri. yang terakhir ini adalah tanda bahwa kita telah hidup dan duduk di dalam asmaa' (Nama-Nama) yang di dzikirkan itu.

Seorang yang sempurna tidak akan sibuk dengan urusan Kasyf dan karomah tetapi ia hanya akan sibuk dengan Allah Sang Maha Pemberi Anugerah yang hanya dari-Nya lah Ketersingkapan (Kasyf) dan Kemuliaan (Karomah) itu datang. Karena tidak sedikit orang yang tertipu sehingga ia memandang kasyf itu adalah hasil dari usaha dan wiridnya. Falya'udz billaah

#ResumeKajianTasawuf
#ZawiyahArraudhah
#AnwaarulHadi
#MinahusSaniyah

HUBUNGI KAMI MELALUI WHATSAPP

Contact Us
JATMAN DKI
+62 812-1255-9877
DKI Jakarta, Indonesia